Laman

Kamis, 27 November 2014



 
Presiden ketiga Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie lahir di Pare-Pare, Sulawesi Selatan, pada 25 Juni 1936. Beliau adalah anak keempat dari delapan bersaudara, pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan RA. Tuti Marini Puspowardojo. Dari hasil pernikahannya dengan Hasri Ainun Habibie pada tanggal 12 Mei 1962, Habibie dikaruniai dua orang putra yaitu Ilham Akbar dan Thareq Kemal.

Masa kecil Habibie dilalui bersama saudara-saudaranya di Pare-Pare, Sulawesi Selatan. Sifat tegas berpegang pada prinsip telah ditunjukkan Habibie sejak kanak-kanak. Habibie yang punya kegemaran menunggang kuda ini, harus kehilangan bapaknya yang meninggal dunia pada 3 September 1950 karena terkena serangan jantung. Tak lama setelah bapaknya meninggal, Habibie pindah ke Bandung untuk menuntut ilmu di Gouvernments Middlebare School. Di SMA, beliau mulai tampak menonjol prestasinya, terutama dalam pelajaran-pelajaran eksakta. Habibie menjadi sosok favorit di sekolahnya.
Setelah tamat SMA di bandung tahun 1954, beliau masuk Universitas Indonesia di Bandung (Sekarang ITB). Beliau mendapat gelar Diploma dari Technische Hochschule, Jerman tahun 1960 yang kemudian mendapatkan gekar Doktor dari tempat yang sama tahun 1965. Habibie menikah tahun 1962, dan dikaruniai dua orang anak. Tahun 1967, menjadi Profesor kehormatan (Guru Besar) pada Institut Teknologi Bandung.
Langkah-langkah Habibie banyak dikagumi, penuh kontroversi, banyak pengagum namun tak sedikit pula yang tak sependapat dengannya. Setiap kali, peraih penghargaan bergengsi Theodore van Karman Award, itu kembali dari “habitat”-nya Jerman, beliau selalu menjadi berita. Habibie hanya setahun kuliah di ITB Bandung, 10 tahun kuliah hingga meraih gelar doktor konstruksi pesawat terbang di Jerman dengan predikat summa cum laude. Lalu bekerja di industri pesawat terbang terkemuka MBB Gmbh Jerman, sebelum memenuhi panggilan Presiden Soeharto untuk kembali ke Indonesia.
Di Indonesia, Habibie 20 tahun menjabat Menteri Negara Ristek/Kepala BPPT, memimpin 10 perusahaan BUMN Industri Strategis, dipilih MPR menjadi Wakil Presiden RI, dan disumpah oleh Ketua Mahkamah Agung menjadi Presiden RI menggantikan Soeharto. Soeharto menyerahkan jabatan presiden itu kepada Habibie berdasarkan Pasal 8 UUD 1945. Sampai akhirnya Habibie dipaksa pula lengser akibat refrendum Timor Timur yang memilih merdeka. Pidato pertanggungjawabannya ditolak MPR RI. Beliau pun kembali menjadi warga negara biasa, kembali pula hijrah bermukim ke Jerman.
Habibie menjadi tokoh inspiratifku karena dengan ketekunan dan kekuatang beliau, beliau mampu menjadi seorang tokoh yang dikenal dunia.


Sejarah cerita pantai indrayanti :


Dahulu kala di jaman mojopait ada spasang kekasih, mreka berasal dari desa wates dan dari desa gunung kidul
Dua desa yg kbetulan saling bertentangan krn perebutan batas wilayah kekuasaan antar desa. Jadi spasang kekasih ini tdk direstui perjodohan mreka baik oleh warga desa maupun oleh kluarga masing2
Kemudian mreka membuat janji bertemu di pinggir pantai untuk spakat melakukan kawin larii melalui jalan laut dg mnggunakan perahu....
Si ratu mnunggu sang pangeran pujaan hati di tepi pantai karena angin sepoi-sepoi membuat ratu mngantuk terlelap tidurrr...
dan tanpa diduga-duga tiba-tiba aer laut pasang cukup tinggi dan mnyeret ratu ke tengah laut membuat gadis yg tdk mampu melawan derasnya air laut itu hanyut tenggelam dan mati lemas tak berdaya
Tibalah waktunya sang pangeran datang ke tempat tepi pantai laut dmana mreka brjanji untuk berjumpa namun bukan gadis pujaan hati yg dijumpainya namun hanyalah sehelai selendang pakaian milik kekasihnya tsb
Pangeran berusaha mncari kekasihnya ksana kmari hingga lelah namun tak ditemuinya jg, akhirnya untuk berhari-hari dia mnanti di tepi pantai laut itu tanpa makan tanpa minum dan tidak tidur karena merindukan gadis kekasih hatinya yg hilang entah kmana
Berhari-hari, berminggu minggu, berbulan-bulan tak kunjung brtemu dan matilah pangeran di tepi pantai laut itu
Warga mnemukan jasadnya dan mreka mngerti kisahnya sang pangeran yg merindukan kekasih hati dan tempat dimana janjian bertemunya sepasang kekasih hati yg tdk mndapat restu ini disebut : Pantai indrayanti yaitu pangeran indra dan ratu yanti


Goa Pindul
Goa pindul adalah salah satu obyek wisata yang terletak di Desa Bejiharjo, Kec Karang mojo, Wonosari, Gunung kidul, DIY. Adalah sungai bawah tanah dengan panjang 350 meter, lebar 5 meter dari atas permukaan air. Di dalam goa pindul ada 3 zona yaitu zona remang, gelap dan terang. Dengan kedalaman air bervariasi antara 1 - 11 meter. Aktivitas telusur cave tubbing goa mengunakan baju pelampung dan ban.Dengan durasi waktu 45 menit menyusuri goa pindul.

Asal Usul
Asal-usul gua pindul sendiri berasal dari kisah perjalanan Ki Juru Mertani dan Ki Ageng Pemanahan yang diutus oleh Panem bahan Senopati di Mataram untuk membunuh bayi laki-laki buah cinta putri Panembahan. Senopati yaitu mangir Wonoboyo dari Mangiran (Bantul).
Dalam perjalanannya, kedua abdi itu sepakat untuk tidak membunuh bayi tersebut, lalu keduanya pergi ke arah timur (arah Gunungkidul) hingga tiba di suatu dusun di daerah Karangmojo.
Disana keduanya menggelar tikar dan alas tempat tidur bekas persalinan sang bayi. Dusun tersebut dinamakan Gelaran. Sang bayi menangis kemudian keduanya memutuskan untuk memandikan sang bayi. Ki Juru Mertani naik ke salah satu bukit dan menginjak tanah di puncak bukit, dengan kesaktiannya tanah yang diinjak pun runtuh dan mengangahlah sebuah lubang besar dengan aliran air di dalamnya. Sang bayi kemudian dibawa turun dan dimandikan di dalam gua dilubang tadi. Saat dimandikan pipi sang bayi terbentur (jawa:Kebendhul) batu yang ada di dalam. Karena peristiwa tersebut akhirnya akhirnya goa itu dinamakan GOA PINDUL.
Goa Pindul terletak di Padukuhan Gelaran, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul. Cave Tubing Pindul adalah berwisata susur goa basah (dialiri sungai) dengan menggunakan ban dalam. Panjang Goa sekitar 350 meter. Waktu tempuh 1 jam.


 Sejarah Candi Borobudur
Borobudur adalah sebuah candi Buddha yang terletak di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Lokasi candi adalah kurang lebih 100 km di sebelah barat daya Semarang, 86 km di sebelah barat Surakarta, dan 40 km di sebelah barat laut Yogyakarta. Candi berbentuk stupa ini didirikan oleh para penganut agama Buddha Mahayana sekitar tahun 800-an Masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra. Borobudur adalah candi atau kuil Buddha terbesar di dunia, sekaligus salah satu monumen Buddha terbesar di dunia.
Monumen ini terdiri atas enam teras berbentuk bujur sangkar yang diatasnya terdapat tiga pelataran melingkar, pada dindingnya dihiasi dengan 2.672 panel relief dan aslinya terdapat 504 arca Buddha. Borobudur memiliki koleksi relief Buddha terlengkap dan terbanyak di dunia. Stupa utama terbesar teletak di tengah sekaligus memahkotai bangunan ini, dikelilingi oleh tiga barisan melingkar 72 stupa berlubang yang di dalamnya terdapat arca buddha tengah duduk bersila dalam posisi teratai sempurna dengan mudra (sikap tangan) Dharmachakra mudra (memutar roda dharma).
Monumen ini merupakan model alam semesta dan dibangun sebagai tempat suci untuk memuliakan Buddha sekaligus berfungsi sebagai tempat ziarah untuk menuntun umat manusia beralih dari alam nafsu duniawi menuju pencerahan dan kebijaksanaan sesuai ajaran Buddha. Para peziarah masuk melalui sisi timur memulai ritual di dasar candi dengan berjalan melingkari bangunan suci ini searah jarum jam, sambil terus naik ke undakan berikutnya melalui tiga tingkatan ranah dalam kosmologi Buddha. Ketiga tingkatan itu adalah Kāmadhātu (ranah hawa nafsu), Rupadhatu (ranah berwujud), dan Arupadhatu (ranah tak berwujud). Dalam perjalanannya ini peziarah berjalan melalui serangkaian lorong dan tangga dengan menyaksikan tak kurang dari 1.460 panel relief indah yang terukir pada dinding dan pagar langkan.
Menurut bukti-bukti sejarah, Borobudur ditinggalkan pada abad ke-14 seiring melemahnya pengaruh kerajaan Hindu dan Buddha di Jawa serta mulai masuknya pengaruh Islam.  Dunia mulai menyadari keberadaan bangunan ini sejak ditemukan 1814 oleh Sir Thomas Stamford Raffles, yang saat itu menjabat sebagai Gubernur Jenderal Inggris atas Jawa. Sejak saat itu Borobudur telah mengalami serangkaian upaya penyelamatan dan pemugaran. Proyek pemugaran terbesar digelar pada kurun 1975 hingga 1982 atas upaya Pemerintah Republik Indonesia dan UNESCO, kemudian situs bersejarah ini masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia.
Borobudur kini masih digunakan sebagai tempat ziarah keagamaan; tiap tahun umat Buddha yang datang dari seluruh Indonesia dan mancanegara berkumpul di Borobudur untuk memperingati Trisuci Waisak. Dalam dunia pariwisata, Borobudur adalah obyek wisata tunggal di Indonesia yang paling banyak dikunjungi wisatawan.
9 Fakta Mengagumkan tentang Candi Borobudur
  1. Candi Borobudur dibangun antara abad ke-8 dan ke-9, 300 tahun sebelum Angkor Wat di Kamboja dan 400 tahun sebelum katedral-katedral agung di Eropa.
  2. Candi Borobudur memiliki luas 123x123 m2 dengan 504 patung Buddha, 72 stupa terawang dan 1 stupa induk. UNESCO mengakuinya sebagai salah satu monumen Buddha terbesar di dunia.
  3. Candi Borobudur memiliki 2672 panel relief yang bila disusun berjajar akan mencapai panjang 6 kilometer! UNESCO memujinya sebagai ansambel relief Buddha terbesar dan paling lengkap di dunia, tak tertandingi dalam nilai seni, setiap adegannya adalah mahakarya yang utuh.
  4. Candi Borobudur dibangun dari 60.000 meter kubik batuan vulkanik dari Sungai Elo dan Progo yang terletak sekitar 2 km sebelah timur candi.
  5. Candi Borobudur memiliki 100 talang air berbentuk makara (patung ikan berkepala gajah) sebagai saluran air sekaligus untuk menambah keindahan candi. Dahulu, air hujan yang mengalir melalui makara akan terlihat seperti air mancur.
  6. Candi Borobudur adalah puzzle raksasa yang tersusun dari 2 juta balok batu vulkanik yang dipahat sedemikian sehingga saling mengunci (interlock).
  7. Berhubung saat itu sistem metrik belum dikenal maka satuan panjang yang digunakan untuk membangun Candi Borobudur adalah tala yang dihitung dengan cara merentangkan ibu jari dan jari tengah atau mengukur panjang rambut dari dahi hingga dasar dagu.
  8. Candi Borobudur dibangun selama 75 tahun di bawah pimpinan arsitek Gunadarma, tentu saja tanpa bantuan komputer :)
  9. Sejak pertengahan abad ke-9 hingga awal abad ke-11, Candi Borobudur menjadi tempat peziarahan umat Buddha dari China, India, Tibet, dan Kamboja.

  • 2030
    ·        Lulus S3 dengan nilai yang memuaskan
    ·        Melakukan penelitian tentang kondisi pertanian di negara jepang, cina dan thailand
    ·        Menerapkan hasil penelitian di daerah sendiri
    ·        Membangu perpustakaaan
    ·        Membangun toko Roti diberbagai cabang
    ·        Membantu Menyalurkan bakat-bakat anak yang kurang mampu
    ·        Menjadi seorang insinyur dan dosen
    ·        Mendaki gunung-gunung tertinggi didunia
    ·        Membangun tempat kursus matematika dan PAI
    ·        Meneliti peradaban islam didunia
    ·        Menjelajah negara Turki dan Rusia
    ·        Menikah dengan laki-laki yang mampu menjadi imam yang benar dan shalih
    ·        Memiliki 2 anak
    ·        Keliling dunia dengan keluarga